Wah, banyak istilah ya...

Banyak perlombaan ya...

Semua itu TIDAK TERPAKAI di Sorga, hanya meramaikan atmosfir komersil buatan manusia, mengadakan kegiatan, kesibukan dan perputaran uang.

BAPA ku punya keluarga dan jemaat TIDAK SEKECIL yang paling unggul, yang no.1 menurut Dede Wijaya atau lainnya.

BAPA ku tidak perlu istilah buatan manusia, bahasa yang terbatas buatan manusia.

Bahkan BAPA ku tidak serumit kurikulum teologi, tidak semahal sekolah teologi.

Lulus dari teologi X, ternyata tidak diakui di komunitas Y, Z, A, B dst nya.

Masuk sinode Y, ternyata tidak diakui atau tidak rukun dengan C, D, E, F dst nya.

Bahkan ... ada yang berani bikin ranking para pelayanan dan "gereja", seakan-akan dia mau menyamai TUHAN / YHWH.

 

Jadi... inikah yang YESUS mau dari kita ?

Jadikanlah semua bangsa MURID KU. Apakah berarti HARUS beragama K ?

Saya survey 2 tahun, ternyata lulusan teologi mayoritas hanya pengekor, penjilat, manusia organisasi yang nikmat ditumpangi politik.